Perkara hosting memang sering membuat para blogger sering galau dibuatnya. Terutama bagi penggemar WordPress self hosted yang tentunya wajib hukumnya memiliki hosting. Termasuk saya yang memutuskan untuk mencoba Cloud Hosting NVMe dengan spesifikasi yang bisa saya sebut sebagai hosting superior sebagai rumah untuk sebuahjurnal.id.
Jujur saja spesifikasi hosting yang saya gunakan terlalu overkill untuk ukuran blog yang hanya saya gunakan untuk curhat. Spesifikasi detailnya seperti berikut:
| Lokasi Server | Singapura |
| Tipe Hosting | Cloud Hosting |
| CPU | 2 core |
| RAM | 4 GB |
| Disk | 50 GB NVMe |
| Bandwidth | Unlimited |
| I/O Speed | 250 MB/s |
| IOPS | 5120 |
| Entry Process | 30 |
| Number Process | 100 |
Untuk sementara masih dalam proses adaptasi dan belum bisa memberikan testimoni secara gamblang karena ada beberapa masalah yang saya kira aneh.
Kembali lagi ke topik hosting, spesifikasi diatas jika saya beli dengan data center ada di Indonesia harganya terhitung mahal. Jika teman-teman bertanya bertanya harganya berapa maka harganya kurang lebih sama seperti hosting saya sebelumnya di Rumahweb yaitu Unlimited Small.
Sebenarnya saya tidak ada masalah dengan hosting yang sebelumnya dan saya pindah karena murni ingin mencoba saja. Ingin mencoba karena tergiur lebih tepatnya. Kok bisa tergiur? Mari kita bandingkan langsung keduanya.
| Unlimited S Rumahweb | Spesifikasi | Hosting Sekarang |
|---|---|---|
| Indonesia | Lokasi Server | Singapura |
| Shared Hosting | Tipe Hosting | Cloud Hosting |
| Cpanel | Panel | Cpanel |
| 1 core | CPU | 2 core |
| 1 GB | RAM | 4 GB |
| Unlimited | Disk | 50 GB NVMe |
| Unlimited | Bandwidth | Unlimited |
| – | I/O Speed | 250 MB/s |
| – | IOPS | 5120 |
| 15 | Entry Process | 30 |
| 30 | Number Process | 100 |
Dengan harga yang relatif sama namun spesifikasi yang diberikan sangat berbeda. Hal tersebutlah yang membuat saya tertarik untuk mencoba.
Perbedaan Kelas Langsung Terasa
Saya melakukan migrasi langsung secara manual dengan metode backup karena saat saya coba impor dengan FTP melalui Softaculous tidak bisa.
Pada hosting sebelumnya sudah saya optimasi semaksimal mungkin tapi hasilnya tidak sebagus seperti yang sekarang. Berikut data riwayatnya:

Data diatas adalah riwayat data skor yang didapatkan. Skor tertinggi sebelum pindah hosting adalah sekitar 89% GTmetix grade.
Kemudian setalah saya lakukan migrasi skor GTmetrix langsung naik menjadi sekitar 96%. Bahkan setelah saya oprek lebih jauh bisa menjapai skor hampir sempurna.

Dalam hal kecepatan loading juga menjadi lebih cepat sekitar 0,5 detik.
Dari pengamatan secara dangkal diatas terlihat bahwa perbedaan performa sangat signifikan, benar hosting superior. Apakah karena lokasi server?
Menurut saya tidak karena Singapura dan Indonesia sangat berdekatan dan test server yang saya gunakan berada di Hongkong.
Hal yang terlihat jelas adalah penggunaan resource CPU ketika saya melakukan tes. Pada hosting Small yang sebelumnya penggunaan CPU naik menjadi sekitar 20% dilakukan test. Anehnya pada server yang sekarang penggunaan CPU tidak lebih dari 5%.
Dari poin tersebut saya makin penasaran akan sejauh mana server ini bisa dioptimasi. Kalau penasaran bisa juga langsung dites ke GTmetrix https://sebuahjurnal.id tanpa www ya.
Selanjutnya kita bahas kecepatan webnya yang dari Google PageSpeed ya…

Webnesia memang mantap. Data center yang mereka pakai untuk paket yang ini katanya sih data center yang juga dipakai Hawkhost.
Ini masih coba-coba mas semoga cocok. Kemarin juga ga sengaja nemunya dan bahkan yg review masih bisa diitung jari.