Walaupun kita sudah bertukar cerita, belum tentu kita bersama.
-Anonim
Ntah siapa yang menulisnya, mungkin itu didapatkan dari pengalamannya.
Tapi benar adanya, diri sendiri lebih tenang menceritakan suatu hal ke orang lain. Tentunya orang tersebut adalah orang yang kita percaya.
Terkadang ada masanya lawan yang berbalik cerita dan begitu seterusnya. Dari itu muncul kita tak ada keinginan untuk bersama.
Ada satu hal yang ingin ku sampaikan,
“tetaplah kita seperti ini hingga salah satu dari kita menghilang karena waktu, bukan karena kecewa darimu ataupun dariku.”
Jikalau ternyata kita ada jalan bersama, semoga nanti kau pahami apa yang menjadi kurangku dan apa yang ku banggakan dengan lebihku. Jujur, ada rasa takut hal yang lalu kembali terjadi.
